Postingan

Jurnal 1

Gambar
DI TENDA Lembar daun, batu, dan angin. Terlalu dingin untuk berkata, terlalu awal untuk memulai. Lembut, keras, dan tenang. Riuh itu tak lagi berucap. Berdialog saja enggan. Lembut jatuh diatas, menepuk pundak yang kasar namun tetap tenang, tanpa riuh. Sudah berani memulai? Namun enggan untuk berucap. Untuk menyusun sebuah kata menjadi kalimat terucap tak banyak detik. Namun semua terlalu dahulu berkata “tidak”. Daun, batu, dan angin. Jatuh tak bersuara, terlempar tak bergema, ditiup terbalas dingin. Masih sepagi ini untuk membuka mata, merunduk sayu, basah dan hangat. Itu air mata. Sudah berani memulai? Untuk sejauh kelana tapi pelan. Saat ini tetap “tidak”. Menunggu bagaimana untuk jatuh, terlempar, dan ditiup. Lembar daun, batu, dan angin. Dingin menyapa, berkata pesan untuk sebuah mata. Berjalan namun tersandung, berlari namun terjungkur. Dingin menyapa. Diam tak terbalas sapa. Masih bertanya, aku siapa? Lantas arti jarak itu apa? Sebab tak pernah waktu dapat berbicara. ...

kata pertama

Gambar
Salam, Ini tinta pertamaku, kisah pijakan kaki pertamaku menuju ke dunia menulis dan berkisah. Hmm semangatku untuk pena, kobaran ku untuk karya. Dan inilah aku, dengan penuh kekurangan, mencoba untuk belajar. Sedikit demi sedikit, aku mencoba menorehkan tinta sejarahku dalam tulisan ini.  Aku adalah pemuda pelajar yang duduk dibangku perkuliahan 1 semester lalu. Betapa tubuhku masih berlumur air ketuban kisah SMA, hmm. Aku dalam (kurang lebih) 8 semester kedepan akan bergelut dengan Hukum (dan juga buku), ruang persidangan, praktikum mediasi dengan client ayah, berguru pada notaris, hingga berteman dengan kopi hingga larut malam. And, I am fine. Cause I like this.   Law in my mind adalah ‘serentetan’ hal yang menjadi paku bumi hidupnya manusia di dunia. Basicly, hukum itu adalah aturan mainnya Tuhan agar manusia ‘ngikut’ alurnya Tuhan, hmm. Dan hakim, is the representative of the god on earth. Betapa konsep yang sederhana, ketika kita belajar hukum, maka sec...